Bg

Berita - IAIN Surakarta

Reiko Neshige Pada Seminar Internasional PIAUD dengan Tema ‘The Power of Story Telling’

8 Oktober 2019

Surakarta – Jumat (04/10), Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Ilmu Tarbiyah (FIT) IAIN Surakarta berkesempatan mengadakan seminar Internasional dengan mendatangkan narasumber dari Jepang. Seminar yang bertempat di gedung Rektorat lantai 3, bertema tentang “THE POWER OF STORY TELLING” bertujuan untuk memperkenalkan teknik bercerita dari Jepang kepada para mahasiswa. Acara ini bersifat internal, karena hanya didatangi mahasiswa semester 1, 3, dan 5 dari prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD). Narasumber yang memperkenalkan tentang teknik bercerita ini bernama Reiko Neshige yang didampingi Yuka Sato sebagai translator dari Universitas Sebelas Maret (UNS). Narasumber tidak sendiri dalam mengisi acara seminar internasional tersebut beliau membawa team dari Jepang yang berjumlah keseluruhan ada 10 orang.

Acara yang dimulai pukul 08.30 sampai 11.30 WIB ini resmi dibuka oleh Wakil Rektor 2 Dr. H. Muhammad Munadi, S.Pd., M.Pd. yang disaksikan langsung oleh Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah (FIT) Dr. Khuriyah, S.Ag.,M.Pd., Ketua Prodi Drs. Subandji, M.Ag., Dosen-dosen, dan seluruh mahasiswa Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini berlangsung dengan lancar.

Selain acara tentang memperkenalkan bagaimana teknik bercerita yang ada di Jepang. Dalam acara tersebut juga ada persembahan tarian tradisional dari Jepang juga Indonesia. Diawali dengan tarian tradisional Indonesia “Gemrantang Jati” sebagai pembuka yang dibawakan oleh mahasiswa dari sanggar tari Prodi PIAUD. Dan sebagai penutupnya disajikan tarian tradisional Jepang oleh team penari dari Jepang.

Dalam Seminar Internasional yang dipandu oleh Dr. Retno Pangestuti, M.Psi., selaku dosen IAIN Surakarta, Reiko Neshige selaku narasumber membawakan materi tentang story telling di Jepang seperti pentingnya budaya bercerita, waktu dan tempat untuk bercerita, dan dampaknya bagi perkembangan anak. Setelah membawakan beberapa materi tentang story telling, narasumber dengan 2 temannya kemudian mempraktikan teknik bercerita yang dilakukan di Jepang dan seluruh peserta terlihat begitu antusias.

Mengutip dari perkataan Reiko Neshige, “Jadilah pendongeng terbaik untuk anakmu kelak, saat dia duduk dipangkuanmu atau tertidur dipahamu, kasih sayang yang seperti itulah yang saat ini tidak dilakukan oleh banyak orangtua. Jika ingin anakmu cerdas otaknya, maka cerdaskan dulu hatinya.” (Bertia)